Didukung BRI Situbondo, UMKM Mangga Lokal Sukses Raup Ratusan Juta

Didukung BRI Situbondo, UMKM Mangga Lokal Sukses Raup Ratusan Juta

SITUBONDO - Deretan pohon mangga di Situbondo itu tumbuh subur di bawah terik matahari pesisir utara Jawa Timur. Di sela musim panen, aktivitas para petani berlangsung sejak pagi. Buah-buah mangga dipilah dengan teliti sebelum dikirim ke berbagai daerah. Di balik aktivitas itu, ada satu hal yang ikut tumbuh bersama hasil panen: kepercayaan pelaku usaha kecil untuk terus berkembang.

Kepercayaan itulah yang dirasakan Faruq Abdul Qodir, pemilik UMKM Mangga Putra Karunia, salah satu pelaku usaha binaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Cabang Situbondo.

Sejak menjadi nasabah BRI pada 2017, Faruq perlahan mengembangkan usaha perdagangan mangganya. Dukungan pembiayaan dari BRI Situbondo melalui Kredit Modal Kerja (KMK) sebesar Rp250 juta menjadi titik penting yang membuat usahanya berkembang lebih cepat.

Tambahan modal tersebut digunakan untuk memperkuat perawatan kebun, menjaga kualitas hasil panen, sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Hasilnya, usaha Mangga Putra Karunia kini mampu mencatat omzet hingga Rp500 juta per tahun.

“Kami selalu menjaga mutu kualitas mangga dan melakukan perawatan secara rutin di kebun yang kami kelola. Dengan dukungan BRI, kami bisa mempertahankan produktivitas dan kualitas panen agar tetap prima,” ujar Faruq.

Bagi Faruq, peran BRI Situbondo tidak hanya hadir melalui akses pembiayaan. Ia menilai BRI memahami kebutuhan pelaku usaha kecil yang bergerak di sektor agribisnis, terutama dalam menjaga keberlangsungan usaha di tengah tantangan cuaca dan fluktuasi pasar.

“Bank BRI adalah bank yang selalu dekat dengan masyarakat kecil dan tanggap terhadap kebutuhan nasabah. Dukungan BRI sangat membantu kami dalam mengembangkan usaha,” katanya.

Melalui pendampingan dan akses modal yang lebih mudah, BRI Situbondo ikut mendorong pelaku UMKM lokal agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas pasar. Pendekatan tersebut menjadi penting, terutama bagi usaha berbasis pertanian yang membutuhkan kesinambungan modal untuk menjaga kualitas produksi.

Di sisi lain, Faruq juga aktif menggandeng petani lokal di Situbondo dan sekitarnya untuk menjaga pasokan buah segar tetap stabil. Kolaborasi itu tidak hanya memperkuat usaha yang dijalankannya, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi desa.

Keberhasilan Mangga Putra Karunia menjadi salah satu contoh bagaimana peran perbankan dapat memberikan dampak nyata bagi UMKM daerah. Dari usaha perdagangan buah lokal, kini lahir jaringan usaha yang mampu memberi manfaat bagi petani, tenaga kerja, hingga rantai distribusi hasil pertanian.

Sementara itu pemimpin Cabang BRI Situbondo, Ary Juwono, mengatakan keberhasilan UMKM binaan seperti Mangga Putra Karunia merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendorong pelaku usaha agribisnis agar naik kelas dan memiliki daya saing lebih kuat.

“BRI akan terus hadir mendukung para pelaku UMKM di sektor pertanian dan agribisnis, agar mereka dapat berkembang secara berkelanjutan melalui pembiayaan, pendampingan, serta literasi keuangan,” ujar Ary Juwono, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, sektor UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah. Karena itu, BRI Situbondo terus memperkuat dukungan melalui berbagai skema pembiayaan, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Modal Kerja (KMK).

"Tujuan utamanya agar pelaku usaha rakyat memiliki akses permodalan yang sehat dan berkelanjutan," imbuh Ary Juwono.

Dari kebun mangga di Situbondo, kisah Faruq menjadi bukti bahwa kehadiran lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat mampu membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.

Ketika petani dan pelaku UMKM mendapat dukungan yang tepat, usaha kecil pun dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi daerah.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index